Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

file-000000004af871fa8c0a322a56b4775c

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Saat Padam Listrik, Pencuri Gasak Honda Beat dan HP di Bandar Seikijang, Polres Pelalawan diminta Usut Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T15:50:19Z

Pelalawan, SENTRALNEWS88.COM - Insiden fenomena terjadinya padam listrik saat Sabtu 23 Mei 2026 sekira pukul 18.30 WIB di satu pulau Sumatera yang sempat membuat heboh publik. Gelap Gulita akibatnya justru jadi kesempatan bagi pelaku kejahatan mencuri satu unit Motor Beat Merah Hitam dan satu unit Handphone milik korban beralamat di Pekanbaru di Masjid Nurul Iman saat pemiliknya istirahat. Persitiwa itu terjadi Sabtu 23 Mei 2026 di Desa Sekijang, Kecamatan Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, (27/5/2026).

Insiden pencurian motor beat merah hitam dan handphone merek vivo dikarenakan padam listrik satu pulau Sumatera dan saat korban sedang istrirahat diarea masjid Nurul Iman Bandar Seikijang menuai sorotan publik dinilai perbuatan tersebut sungguh keji dan licik serta biadap.

"Kami warga disini mengutuk keras perbuatan orang yang melakukan pencurian motor beat dan handphone milik korban beralamat Pekanbaru itu, saat terjadi padam listrik satu pulau Sumatera dan apa lagi saat korban itu sedang istirahat diarea masjid Nurul Iman Bandar Seikijang ini dinilai keji dan licik serta biadap," Ujarnya.

Dilain pihak keterangan dari korban, AAM (32) warga beralamat Pekanbaru menyampaikan ke awak media, "Saat itu saya dari Pelalawan sepulang kerja mau pulang ke Pekanbaru sebab letih saya istirahat dulu di Masjid Nurul Iman dan sudah biasa istirahat disini karena tempatnya banyak CCTV, namun saat itu malam hari dan kondisi padam listrik yang katanya satu pulau Sumatera," Jelasnya.

Ia menambahkan, "saat itu hidup lampu sekira pukul 10.00 WIB malam, namun belum normal karena lampu hidup redup. Saat itu motor beat merah hitam saya diparkiran dihalaman dekat teras masjid bersama helem saya, lalu kunci kontak dan handphone vivo saya letak di kantong celana saya. Karena lelah saya baringkan badan saya di teras masjid itu dan saya terbangun pagi subuh pukul 03.00 WIB, saya lihat motor beat sudah tidak ada dan saya periksa hp dikantong saya juga tidak ada lagi yang ada hanya kunci kontak motor saya," Ungkapnya.

Seterusnya, saya berupaya mencari tahu dari orang-orang sekitar yang melihat. Berdasarkan keterangan warung rumah makan seberang jalan mengatakan ada melihat orang membawa motor beat merah dan helem namun wajahnya kurang jelas sebab karena mati lampu dan motor dibawah ke arah Pangkalan Kerinci," Ucapnya.

"Saya sudah buat laporan ke Polres Pelalawan, sekira siang hari Sabtu 23 Mei 2026 pada saat sesudah kejadian itu dan diterima oleh anggota polisi BRIPDA SANDRIO SIAGIAN. Motor saya itu jenis Honda Beat BM 2665 IV dengan nomor Rangka MH1JM8117LK220270 dan no rangka Mesin JM81E-1222259 dan warna merah hitam dah HP Vivo Y21 warna biru dengan ditaksir kerugian Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah)," Jelasnya.

Tim media berupaya mengkonfirmasi Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui anggota unit II Satreskrim Polres Pelalawan AIPDA DIKMAN SIAHAAN, SH.,MH., belum memperoleh keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan.

Dilain pihak warga usaha warung makanan sebut nama samaran Ucup, "di masjid Nurul Iman itu sudah 20 kali motor hilang disitu bang tapi tidak pernah ketahuan siapa pencurinya, Ucapnya.

Publik menanti kinerja daripada aparat Polres Pelalawan untuk usut tuntas dan membongkar dugaan praktik sindikat pencurian motor Honda Beat merah hitam dan Handphone vivo Y21 berlokasi di Masjid Nurul Iman Kecamatan Bandar Seikijang dan bila kasus tersebut tidak terbongkar maka publik menilai zona keamanan di wilayah hukum Polres Pelalawan kondisi darurat.

TIM

×
Berita Terbaru Update