Siak, SENTRALNEWS88.COM - Seorang siswa inisial MA (15) kelas IX di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islamic Center Siak, Riau tewas pada Rabu 8 April 2026 beberapa hari lalu diduga terkena senapan 3D rakitan buatan sendiri untuk ujian praktik dan saat praktik senapan tiba-tiba meledak.
Menurut Kombes Zahwani Pandra Arsyad Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, menyatakan ledakan terjadi saat korban mempraktikkan pemakaian senapan 3D rakitan tersebut didepan guru dan lihat oleh teman-temannya, "terjadilah ledakan sangat keras," ucapnya jumat 10 April 2026 dikutip dari tempo.co.id (11/4/2026).
Efek dari ledakan, bola kecil seperti perlu terdapat dalam senapan rakitan itu menembus kepala korban. "Tembus hingga ke belakang kepala dan mengeluarkan darah," Tutur Zahwani.
Setelah kejadian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak untuk mendapatkan pertolongan namun sebelum mendapatkan pertolongan nyawa korban tidak terselamatkan dan tim dokter menyatakan sudah meninggal dalam perjalanan.
Ajun Komisaris Raja Kosmos Parmulais Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak menerangkan peristiwa bermula dari jadwal ujian praktik disekolah. Seluruh murid dibagi 5 kelompok dan diminta menampilkan hasil karya mereka dalam pelajaran sains.
Korban diketahui membuat sendiri senapan 3D untuk karya kelompoknya, namun anggota kelompok lainnya tidak tahu cara kerja senapan tersebut dan saat praktik memberitahu agar teman-temannya itu menjauh.
Saat picu senapan ditekan atau ditembakan tiba-tiba senapan rakitan itu meledak dan mengeluarkan asap dan berhamburan pecahan peluru. Pecahan peluru mengenai aula sekolah, dinding kelas, dan juga kepala korban sehingga, ujar kosmos.
Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di temukan bagian-bagian plastik, potongan besi, serta bubuk hitam dari sisa ledakan senapan tersebut. "Kami kirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk memastikannya," tutur Kosmos. **(Red)

