Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

file-000000004f787206a9e49ebbe75b1695

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Aniaya Dua Anak di Bawah Umur, Oknum Karyawan Terekam Video Tendang Korban Hingga Dinding Asbes Pecah

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T09:33:15Z

 


PELALAWAN, SENTRALNEWS88.COM, – Sebuah video berdurasi sekitar 11 detik yang beredar luas di masyarakat memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap dua anak laki-laki yang masih di bawah umur di kawasan Perumahan BLP, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.


Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria yang diduga oknum karyawan melakukan penonjokkan dan penendangan terhadap dua anak laki-laki yang disebut-sebut dituduh mencuri kabel bekas. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (12/3/2026).


Salah satu anak bahkan terlihat ditendang dengan keras hingga tubuhnya menghantam dinding asbes yang kemudian pecah. Aksi kekerasan itu terjadi di hadapan orang ramai, bahkan dalam lokasi tersebut juga tampak sejumlah anak-anak kecil yang menyaksikan kejadian tersebut.


Selain itu terlihat juga salah satu lagi anak laki-laki yang mendapat perlakuan yang sama juga menjadi korban ditonjok dan ditendang.


Insiden ini memicu reaksi keras dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, yang mengecam tindakan main hakim sendiri terhadap anak-anak di bawah umur, apalagi jika hanya berdasarkan dugaan pencurian.


Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Jika memang terjadi dugaan tindak pidana, seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum dan bukan diselesaikan dengan cara kekerasan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga dari kedua anak tersebut telah melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Pelalawan.

Tim media juga telah melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim I Gede Yoga Eka Pranata melalui pesan WhatsApp pada Jumat (13/3/2026) terkait tindak lanjut laporan dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi.


Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur serta adanya tindakan main hakim sendiri yang terjadi di ruang terbuka dan disaksikan banyak orang. Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan untuk memastikan fakta peristiwa tersebut dan menindak pihak yang terbukti melakukan kekerasan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


TIM

×
Berita Terbaru Update