Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media online dikutip dari tribunbanten.com, Senin (8/6/2026). Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA U), muhammad syahid mengungkapkan pelaku merupakan kakak tingkat (kating) korban yang awalnya kenal melalui aktivitas perkuliahan.
Pelaku bermodus megajak korban untuk menemani tugas kuliah dikosan dengan si pelaku. Pelaku mengerjakan tugas di kamarnya, lalu terjadinya kejadian yang tidak diinginkan," Ucap syahid.
Dilain pihak pengakuan korban berkenalan dengan AZ semester 2 (dua) pada akhir tahun 2023. Komunikasi berlanjut ke WhatsApp dan korban masih awam dunia perkuliahan saat itu. "Aku dibuat shock karena masih sepolos itu tentang dunia kuliah apalagi harus ketemu kakak tingkat (kating) berkata manis," Ujarnnya dikutip dari tabloidtirai.com.
Korban meneruskan, korban bertemu awal saat diduga pelaku pulang ke Pandeglang. AZ mengajak main dan meminta diisikan pulsa dan janji akan digantikan.
Setelah pulsa AZ diisi, diduga pelaku AZ meminta korban datang ke kosnya di wilayah Cipopok, Kota Serang dengan alasan meminjam peralatan tulis. Diduga pelaku AZ juga sempat menitip peralatan tulis seperti, kertas, pena dan lainnya menggunakan uang korban.
Singkatnya, saat di kosan AZ, diduga pelaku lancarkan aksi bejatnya kepada korban. Korban mengaku sempat menolak dan berusaha kabur, namun tak bisa kabur karena A mengunci pintu kosannya. " Tiba-tiba banget dia uda mulai memegang tangan aku, Tidur di pangkuan aku sampai akhirnya dia lakukan hal itu ke aku. Kalau ditanya kenapa aku gak kabur?, ujarnya.
"Posisi pas datangpun aku naik diatas dia tutup pintu dan kunci pintu rumah, aku berani tolak tapi ya gimana lagi, dia nekat. Mau lari keluar keburu ketangkep, posisi di perumahan sepi. Selanjutnya terjadi lagi ke korban dimodusi AZ diduga pelaku. Sama seperti sebelumnya menitipkan sesuatu," Pungkasnya.
Disisi lain terlihat video beredar di sosmed tag instagram Si Paling Banten, AZ tampak berwajah muram dan masam saat puluhan mahasiswa melakukan aksi di kampus 2 UIN SMH menggiring diduga pelaku di depan gedung rektorat. Massa mendesak pihak kampus menjatuhkan sanksi tegas Drop Out (DO) atas dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan sejumlah mahasiswa.***
Tag Terpopuler
› Berita Mahasiswa UIN SMH Pelecehan Seksual
› Hukum
› Modus Kerjakan Tugas di Kosan
Diduga Pejahat Kelamin Modus Temani Tugas di Kosan, Mahasiswa UIN Banten Lancarkan Aksi Bejat
Diduga Pejahat Kelamin Modus Temani Tugas di Kosan, Mahasiswa UIN Banten Lancarkan Aksi Bejat
SENTRALNEWS88
Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB |
0 Views
Last Updated
2026-06-08T15:47:24Z
SERANG, SENTRALNEWS88.COM - Insiden terjadi kasus kekerasan seksual diduga penjahat kelamin AZ mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Benten Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI), melancarkan aksi bejatnya terhadap seorang korban mahasiswi adik tingkatnya dengan modus temanin tugas di kosan terjadi pada tahun 2023.


