PELALAWAN, SENTRALNEWS88.COM - Komitmen PT Musim Mas dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali diperkuat. Menghadapi musim kemarau 2026, perusahaan mengedepankan pencegahan dini, kesiapan personel dan peralatan, patroli, edukasi masyarakat hingga kolaborasi bersama pemerintah dan aparat.
General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu, mengatakan pencegahan karhutla tidak dilakukan hanya ketika api sudah muncul. Menurutnya, langkah antisipasi harus dipersiapkan jauh sebelum musim kemarau.
“Kabupaten Pelalawan memang termasuk wilayah yang rawan karhutla saat kemarau. Makanya upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus-menerus, termasuk pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba,” kata Jerry saat kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kecamatan Ukui, Jumat (28/8/2026).
PT Musim Mas memiliki regu pemadam kebakaran yang dikoordinasikan personel bersertifikat. Perusahaan juga menyiapkan sarana pemadaman serta melakukan sosialisasi dan simulasi penanganan karhutla dengan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, DLH, Manggala Agni, TNI, Polri hingga masyarakat.
Salah satu program yang terus dijalankan yakni Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini melibatkan pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat serta aparat untuk membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Desa yang berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari karhutla mendapatkan apresiasi berupa dukungan peralatan pemadam dan reward hingga Rp25 juta.
Selain pencegahan, perusahaan juga memberikan alternatif kepada masyarakat agar tidak menggunakan api saat membuka lahan. Melalui program CSR, PT Musim Mas membantu kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan.
Perusahaan turut membuat sumur di sejumlah desa menggunakan alat berat. Sumber air tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat dan pertanian sekaligus sebagai sumber air saat penanganan karhutla.
Kirim 12 Personel ke Kerumutan
Memasuki musim kemarau 2026, dukungan perusahaan diwujudkan dengan mengirimkan tim perbantuan ke lokasi karhutla di Kecamatan Kerumutan sejak 24 Agustus 2026.
Sebanyak 12 personel pemadam diterjunkan bersama satu unit mini excavator PC75, enam unit mesin pompa, enam selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh unit nozel dan berbagai peralatan pendukung.
Mini excavator juga digunakan membantu pembuatan sekat bakar untuk melokalisasi api agar tidak semakin meluas.
Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, mengatakan kolaborasi dengan aparat keamanan juga diperkuat melalui patroli karhutla bersama Polres Pelalawan, termasuk di kawasan konsesi perusahaan di Kecamatan Pangkalan Kuras.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung program Green Policing Polda Riau. Dalam kegiatan yang dihadiri Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Jerry Liu dan jajaran terkait, dilakukan pula penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi.
Jerry menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga wilayah HGU PT Musim Mas agar tidak terjadi karhutla. Upaya tersebut didukung patroli rutin, embung air, sekat kanal, sekat bakar serta kolaborasi dengan masyarakat.
Di tengah dampak asap karhutla, perusahaan juga menyalurkan bantuan sosial berupa minyak goreng dan masker kepada masyarakat. Penyiraman jalan bersama pemerintah kecamatan turut dilakukan untuk mengurangi debu selama musim kemarau.
Bupati Pelalawan H. Zukri mengapresiasi kontribusi PT Musim Mas dalam membantu pemerintah menghadapi ancaman karhutla. Ia menilai sinergi perusahaan, pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi kunci memperkuat pencegahan serta mempercepat penanganan kebakaran.
Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan juga mengapresiasi dukungan personel, peralatan, patroli dan kolaborasi yang dilakukan perusahaan.
“Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas,” ujar Zulfan.
Dengan penguatan personel, peralatan, patroli, sumber air dan keterlibatan masyarakat, PT Musim Mas menempatkan pencegahan sebagai lini utama menghadapi ancaman karhutla di Pelalawan.***

