PELALAWAN, SENTRALNEWS88.COM – Hingga 12 hari setelah tim media melakukan pantauan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU 14.283.690 Dundangan, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, belum diketahui adanya penjelasan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai tindak lanjut atas dugaan tersebut.
Sebelumnya, pada Senin (13/7/2026), tim media mengamati sebuah mobil Toyota Kijang hijau yang mengisi Pertalite subsidi dengan nilai transaksi sekitar Rp650.000 dan diduga menggunakan tangki yang telah dimodifikasi. Selain itu, tim media juga melihat mobil tersebut kembali berada di area SPBU setelah melakukan pengisian.
Di lokasi yang sama, tim media juga mengamati sebuah mobil Toyota Calya merah yang diduga melakukan pengisian Pertalite lebih dari satu kali dalam waktu berdekatan, sebuah Daihatsu Sigra putih dengan nomor polisi yang tampak ditutupi atau dihitamkan, serta sebuah sepeda motor yang diduga menggunakan tangki tidak standar. Seluruh temuan tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pembuktian oleh aparat yang berwenang.
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, tim media telah mengajukan konfirmasi kepada Kapolsek Pangkalan Kuras, AKP Rinaldi Parlindungan, SH., melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/7) dengan menanyakan apakah pihak kepolisian telah menerima laporan, melakukan pengecekan, atau penyelidikan terkait dugaan aktivitas tersebut, serta meminta penjelasan mengenai perkembangan penanganannya apabila telah dilakukan.
Adapun substansi konfirmasi yang disampaikan tim media antara lain mempertanyakan apakah, hingga 12 hari setelah pantauan lapangan, Polsek Pangkalan Kuras telah mengambil langkah-langkah kepolisian terhadap dugaan pengisian Pertalite subsidi oleh kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi, dugaan pengisian berulang, kendaraan dengan nomor polisi yang ditutupi, dan dugaan penggunaan tangki tidak standar pada sepeda motor.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Pangkalan Kuras belum memberikan tanggapan atau jawaban atas konfirmasi yang disampaikan tim media.
Sebelumnya, tim media juga telah meminta konfirmasi kepada pihak manajemen SPBU 14.283.690 Dundangan terkait dugaan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi tersebut juga belum memperoleh tanggapan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait, termasuk BPH Migas dan PT Pertamina (Persero), melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya apabila terdapat informasi awal yang perlu ditindaklanjuti. Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV, data transaksi, serta mekanisme penyaluran BBM subsidi dinilai penting untuk memastikan distribusi Pertalite dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tepat sasaran.
TIM

