PELALAWAN, SENTRALNEWS88.COM - Sekitar 1.000 warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tuntut Kemitraan (FMTK) menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik akses jalan PT Serikat Putra, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Senin (5/10/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk desakan masyarakat agar perusahaan merealisasikan kemitraan sebesar 20 persen yang menjadi tuntutan warga dari luas Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasai perusahaan.
Tiga lokasi yang menjadi titik aksi yakni Jalan Sialang Tambusu, Simpang Tahu Desa Sialang Bungkuk, dan Simpang Maliki, Desa Sialang Godang.
Massa yang terdiri dari warga sejumlah desa juga mendapat dukungan dari kaum perempuan. Mereka menyampaikan tuntutan agar persoalan kemitraan dan sejumlah persoalan lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun segera mendapatkan kepastian penyelesaian.
Selain persoalan kemitraan 20 persen, FMTK juga menyoroti sejumlah persoalan yang sebelumnya disebut telah dibahas dalam kesepakatan pada 12 November 2018.
Persoalan tersebut antara lain lahan pemakaman yang disebut berkaitan dengan sekitar 43 kelompok, kawasan daerah aliran sungai (DAS), lahan masyarakat yang diklaim belum memperoleh ganti rugi, serta dugaan penguasaan lahan perkebunan di luar HGU.
Masyarakat juga meminta kejelasan terkait persoalan pajak pertambahan nilai (PPN) koperasi produsen yang menurut informasi yang disampaikan dalam aksi tersebut belum diselesaikan.
Desakan terhadap perusahaan
Dalam aksi tersebut, massa meminta PT Serikat Putra memberikan penjelasan dan kepastian mengenai realisasi tuntutan masyarakat.
Hingga siang hari, massa masih bertahan di sejumlah titik. Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan guna mengantisipasi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di lokasi aksi masih berlangsung kondusif dan belum terlihat adanya benturan antara massa dengan pihak lainnya.
Massa menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga memperoleh kepastian penyelesaian dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah.
Pemkab Pelalawan dijadwalkan fasilitasi pertemuan
Di tengah aksi tersebut, pemerintah daerah dijadwalkan mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan pada Selasa (6/10/2026) di Kantor Bupati Pelalawan.
Pertemuan tersebut diinisiasi Bupati Pelalawan Zukri bersama organisasi perangkat daerah terkait. Perwakilan masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Bandar Petalangan, Bunut, dan Kerumutan, dijadwalkan hadir bersama pihak perusahaan.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk membahas tuntutan kemitraan 20 persen sekaligus mencari penyelesaian atas berbagai persoalan lahan dan kesepakatan yang selama ini dipersoalkan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari manajemen PT Serikat Putra mengenai tuntutan massa dan hasil aksi tersebut. Konfirmasi dari pihak perusahaan penting untuk memberikan gambaran yang berimbang terkait seluruh persoalan yang disampaikan masyarakat.
TIM



